Posts

Pesta Takhta Santo Petrus. "Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-KU, dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga" (Matius, 16:13-19)

Image
Gereja merayakan Pesta Santo Petrus. Baik  Petrus maupun Paulus mengalami banyak penderitaan, penganiayaan.  Keduanya mati sebagai martir karena iman akan Yesus Kristus. Kemartiran  tidak harus selalu berarti mengorbankan hidup karena iman akan Kristus.  Kemartiran juga berarti mengorbankan kepentingan-kepentingan pribadi  demi nilai-nilai Injil. Sebuah lukisan berjudul "ordination"  karya seorang pelukis Perancis, Nicolas Poussin (1594-1665),  menggambarkan bagaimana Yesus menyerahkan kunci surga kepada Santo  Petrus di hadapan para rasul lainnya seperti yang kita baca pada Injil  hari ini: "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga, apa yang  kauikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kaulepaskan di  dunia ini akan terlepas di surga".  Kita tahu bagaimana kualitas  para rasul, Petrus yang pernah tiga kali menyangkal Yesus, Thomas yang  pernah meragukan Yesus yang bangkit, dan Yakobus dan Yohanes yang  berambisi duduk di kiri dan kanan Yesus di surg

YESUS Mengusir Roh Jahat dari Seorang Anak Yang Bisu. (Markus, 9: 14-29) .

Image
Kisah tentang seorang anak yang kerasukan roh jahat, yang membisukan dan menulihkan. Apabila roh itu menyerangnya, anak itu dibanting-bantingnya ke tanah, mulutnya berbusa, giginya kertakan dan tubuhnya kejang. Para murid Yesus mencoba mengusir roh jahat itu tetapi mereka tidak mampu mengusirnya. Yesus-lah yang mampu mengeluarkan roh jahat itu dari si anak. Kita pun mengalami kerasukan setan yang membisukan dan menulihkan. Ketika roh itu menyerang, kita tidak mampu mendengarkan sabda Allah, kita tidak mampu menyuarakan cinta dan kebenaran, kita dibanting-banting oleh konflik kepentingan dan perhitungan untung rugi. Kita menjadi bisu bertutur dan tuli mendengar cinta Allah dan kebenaran-Nya. Pertanyaannya adalah, adakah orang yang berupaya menyembuhkan kita? Pernahkan kita sendiri menyadari kebisuan dan ketulian itu? Bukan hal yang mudah untuk mengusir setan yang membisukan dan menulihkan kita. Tetapi mari kita membiarkan Yesus hadir dan berkarya dalam diri kita, ini adalah resepnya. Je

Syarat-syarat mengikut YESUS "Menyangkal Diri Dan Mengikuti-Nya. Barangsiapa kehilangan nyawa demi Aku dan karena Injil, akan menyelamatkan nyawanya."( Markus 8:34-9:1")

Image
  Syarat  Mengikuti  YESUS. Pada suatu ketika Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya, dan berkata kepada mereka, "Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya, dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkan nyawanya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Kalau seseorang malu karena Aku dan karena perkataan-Ku  di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, maka Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus." Kata Yesus lagi kepada mereka, "Aku berkata kepadamu; Sungguh, di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah datang dengan kuasa."  Yesus deng

Siapakah Yesus? ( Markus 8: 27-33)

Image
Siapakah Yesus!?. Sabda Tuhan hari ini kembali menanyakan kepada kita semua: Siapakah Yesus?.  Mengapa hal ini ditanyakan kembali, karena banyak orang selalu mengatakan bukan yang ke luar dari lubuk hatinya, melainkan apa kata orang. Yesus ingin mendapatkan jawaban menurut iman dan kepercayaan kita serta sedalam apakah kita memahamiNya. Sebagaimana hal itu juga pernah ditanyakan kepada Petrus: "Siapakah Aku ini?" Sesungguhnya, Tuhan ingin menegaskan akan kualitas iman kita, apakah iman kita seteguh dan sekokoh  iman Petrus kepada Allah yang karena keteguhan dan kekokohannya disebut batu karang Gereja.  Petrus berkehendak untuk dapat tinggal dalam Allah, maka Petrus berusaha sepenuh hati menjadikan imannya berkualitas, hidup dan bertumbuh dari waktu ke waktu.  Hendaknya kita mau untuk memiliki iman yang hidup, tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu. Sehingga apabila suatu ketika suatu saat ditanya oleh Tuhan, "Siapakah Aku ini?", maka kita akan dapat menjawab dan

Yesus Menyembuhkan Orang Buta di Betsaida (Markus 8:22-26)

Image
Yesus  Menyembuhkan Orang Buta di betsaida Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia. Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung.  Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: “Sudahkah kaulihat sesuatu?” Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: “Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon.”  Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: “Jangan masuk ke kampung!” Satu keuntungan yang didapatkan orang buta dalam kisah penyembuhan hari ini adalah disentuh oleh Yesus. Dua kali dia disentuh Yesus, sehingga bisa sembuh dari sakitnya. Sentuhan Yesus membawa perubahan pada hidupnya.  Di

Sudah banyak tanda dan mukjizat yang telah dibuat YESUS. Namun Orang-orang Farisi belum puas dan percaya pada kesaksian Yesus. Maka Berhati- Hatilah Dengan Kelicikan Orang Farisi. (Markus, 8 :11-13.)

Image
Kelicikan Orang  Farisi. Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari padaNya suatu tanda dari sorga. Maka mengeluhlah Ia dalam hatiNya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda." Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.  Kehadiran Yesus di tengah masyarakat selalu mengganggu ketenangan orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Yesus sudah semakin dikenal oleh masyarakat, baik di kalangan Yahudi maupun yang bukan Yahudi. Mujizat yang dilakukannya sudah menggerakkan hati banyak orang. Orang yang disembuhkannya sudah menjadi saksi kehebatan Yesus Kristus, bahwa Dia adalah Anak Allah.  Mereka yang sudah menyaksikan mujizat-mujizat yang dibuat Yesus sudah menjadi pewarta kebaikan Yesus ke mana saja sehingga nama Yesus semakin dikenal dan kehebatannya memikat hati banyak orang. Dari hari ke hari, par

Yesus Memperingatkan Murid-MuridNya, kata-Nya: "Berjaga-jagalah & waspada Terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes." Markus 8:14-21

Image
Mengikuti Tuhan Yesus bukanlah hal yang mudah. Sering dalam hidup kita dikhawatirkan dengan hal-hal duniawi yang membelenggu diri kita, bisa masalah makan, ketakutan masa depan dan masih banyak lainnya, sehingga kita kurang mempercayakan hidup kita kepada Tuhan Yesus. Hal ini juga dialami para murid yang khawatir akan makanan yang akan di makan. Dimana dikatakan dalam Injil Markus 8:14-21. Para murid lupa bawa roti, hanya bawa sebuah roti saja. Mereka bagaimana bingung bagaimana nantinya mereka makan, karena pasti tidak cukup. Padahal mereka baru saja melihat Tuhan Yesus membuat mukjizat penggandaan roti dengan 7 roti bisa memberi makan 4.000 orang. Seringkali kita degil seperti para Murid, yang masih mengkhawatirkan hidup kita, sehingga membuat iman kita gugur di tengah jalan karena keragu-raguan kita. Seperti benih yang jatuh di semak berduri, karena kesulitan dan tekanan dalam kehidupan kita, membuat iman kita mati. Kalau hari ini kita masih hidup dan telah melewati berbagai macam b