Posts

Showing posts from April 12, 2020

Makna Pembasuhan Kaki Bagi Umat Katolik Pada Hari Kamis Putih

Seluruh umat Katolik sejagat akan merayakan Kamis Putih yang jatuh pada 9 April 2020. Dalam tradisi Gereja Katolik, Kamis Putih adalah simbol dari Trihari Suci menjelang perayaan Paskah yang dikenang sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus dari kematiannya di kayu salib.  Kamis Putih secara khusus mengenang malam perjamuan terakhir Yesus bersama dua belas murid-Nya. Yang disertai dengan membasuh kaki para murid sebagai simbol pelayanan tulus dari seorang pemimpin.  Tradisi ini terus dipertahankan dan masih terus ada di setiap perayaan Kamis Putih. Tradisi ini sekaligus menyatakan bahwa pelayanan dan cinta kasih Kristus bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani.  Makna pembasuhan kaki di hari Kamis Putih juga untuk menyatakan bahwa Kristus melayani sesama dengan rendah hati dan penuh cinta kasih.  Hal-hal baik yang bisa dipelajari dari perayaan Kamis Putih antara lain: mempelajari tentang makna pelayanan, kerendahan hati, kebersamaan, dan kesederhanaan. Semua ini untuk

Para Uskup Imam Besar Di Italia Mempersembahkan Misa Untuk Korban Virus Corona

Para uskup Italia mempersembahkan Misa untuk korban virus corona, termasuk 87 Imam. Para uskup di seluruh Italia mengunjungi pemakaman minggu lalu untuk berdoa dan mempersembahkan Misa bagi jiwa-jiwa mereka yang meninggal setelah tertular virus corona. Di antara 13.915 kematian akibat virus corona di Italia, setidaknya termasuk 87 Imam. Dengarkan Tuhan rasa sakit yang timbul dari negeri ini yang masih kami percayai diberkati. Kami percaya bahwa dalam kematian di kayu salib Putra-Mu Yesus dan dalam penguburannya, setiap salib, setiap kematian, setiap penguburan ditebus dari pengabaian, dari kegelapan, dari ketiadaan, kata Uskup Francesco Beschi di sebuah pemakaman di Bergamo, sebuah kota Italia utara yang terpukul keras tempat 553 orang meninggal pada bulan Maret. Minggu ini saya pergi ke kuburan dengan keinginan untuk menjadi suara doa dan rasa sakit yang tidak memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri mereka dan tetap tertutup tidak hanya di rumah kami, tetapi yang ter

Pentingkah Membuat Tanda Salib Bagi Umat Katholik

Pentingkah Membuat Tanda Salib ? Ketika melihat orang membuat tanda salib sebelum dan sesudah melakukan sebuah aktivitas, kita langsung tahu kalau dia orang Katolik. Mengapa orang Katolik harus membuat tanda salib? Bukankah itu sebuah ritual penyembahan berhala? Membuat tanda salib membawa kita kembali ke asal mula praktik ini pertama kali muncul dalam kehidupan orang Kristen, yakni sekitar abad ke-3 Masehi. Tertullianus, seorang pembela iman Kristen, memberikan kesaksian dalam tulisannya, ‘Kita orang Kristen memberi tanda (menutupi) dahi kita dengan tanda salib’. Lebih lanjut, Tertullianus menulis, ‘Dalam setiap perjalanan dan perpindahan, ketika keluar dari atau kembali ke rumah, sebelum makan, sebelum tidur, dalam setiap aktivitas dan pekerjaan, kita menandai dahi kita dengan tanda salib’. Santo Sirilus dari Yerusalem yang hidup di abad ke-4 Masehi juga memberikan kesaksian serupa. Dia menulis dalam karyanya berjudul, Catechetical Lectures, ‘Hendaklah kita tidak meras